Prasangka Itu….

Kita sangat mudah berprasangka. Mari baca nasihat mendalam ini:

Anshari Taslim

Seburuk-buruk prasangka adalah prasangka terhadap niat orang, karena sudah melampaui kewenangan manusia.

Berbahaya bila kita sudah mulai menerka niat orang dengan negatif. Melihat orang menceritakan kegiatan dakwah dikatakan riya`, melihat orang berfoto dengan mujahid dikatakan narsis, mendengar orang memberi hadiah kepada mujahid dikatakan promosi dagangan.

Itulah mengapa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melarang prasangka. Coba perhatikan susunan kalimat beliau yang begitu bersambung dan berhubung: ﺇِﻳَّﺎﻛُﻢْ ﻭَﺍﻟﻈَّﻦَّ ، ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻈَّﻦَّ ﺃَﻛْﺬَﺏُ ﺍﻟْﺤَﺪِﻳﺚِ، ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺤَﺴَّﺴُﻮﺍ، ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺠَﺴَّﺴُﻮﺍ ، ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻨَﺎﻓَﺴُﻮﺍ، ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺤَﺎﺳَﺪُﻭﺍ، ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺒَﺎﻏَﻀُﻮﺍ، ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺪَﺍﺑَﺮُﻭﺍ، ﻭَﻛُﻮﻧُﻮﺍ ﻋِﺒَﺎﺩَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺇِﺧْﻮَﺍﻧًﺎ “Jangan sekali-kali berprasangka, karena prasangka (buruk) adalah sedusta-dustanya perkataan, jangan saling mengintip, jangan saling mencari aib, jangan bersikap egois (tanafus menginginkan kebaikan hanya untuknya orang lain jangan), jangan saling dengki, jangan saling membuat marah dan jangan saling membelakangi, tapi jadilah para hamba Allah yang bersaudara.” (redaksi riwayat Muslim).

Prasangka bisa menyebabkan orang saling mencari aib saudaranya. Iri dan akhirnya saling menjauh. Makanya Makhul pernah berkata, “Aku pernah melihat orang menangis ketika shalat lalu aku menyangka dia sedang riya`, akibatnya aku tidak dikaruniai tangisan selama setahun.”

Maksudnya tak lagi bisa khusyuk ibadah sampai menangis yang merupakan puncak tertinggi kekhusyu’an.

Kalau menyangka orang yang nyumbang sebagai penglaris dagangannya nanti takutnya Allah hukum kita dengan sifat pelit akhirnya kita sendiri berat menyumbang.

Lebih baik berprasangka baik kepada orang yang berniat buruk karena zahirnya mengharuskan itu, daripada berprasangka buruk kepada orang yang sebenarnya berniat baik

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s