[REPORT]Karena Rasa Cinta dan Sayang Mestilah Berekspresi

Report of Project

Sunday Sharing Diary

Tebar Seragam Muslimah Tebar Seragam Muslimah

“Hai para gadis, mau ga nih tak kasih permen?” Tanyaku
“Mauuu… mauuu… mauuu…!” Jawab mereka serentak
“Nih, ambil salah satu?” Sambil kusodorkan kedua tanganku ke mereka
“Iiih mas jorok. Masak nawarin yang udah kebuka plastiknya!” Ujar salah seorang siswi.

. . . . .

Sebuah contoh sederhana yang bisa jadi satu pembelajaran buat kita. Segala sesuatu jika dikemas dengan apik dan rapi akan terlihat lebih berharga dan terjaga. Sederhananya, sesuatu tersebut mempunyai nilai ekslusif.

Begitu juga ketika bicara mengenai aurat. Jika diumbar, tak ayalnya seperti permen yang tak berbungkus. Bisa jadi kita diuntungkan dengan baunya yang sedap dan bentuknya yang menawan. Tapi tak bisa dipungkiri juga bahwasannya ia akan memancing berbagai macam kuman untuk duluan mencicipinya. Yap, kita kalah duluan buat dapat barang yang ekslusif.

Eh bentar-bentar…, kalo dipikir-pikir justru malah dapet bonus yah! Kuman yang nempel itu bisa ikutan kita cicipi. Maknyuss…!

Masak aurat dianalogikan…

Lihat pos aslinya 343 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s