Sejantan Salman, Setulus Abu Darda’ #RMD1

So Touch —

Sunday Sharing Diary

Seorang wanita Anshar, mukminah lagi shalihah, telah mengambil tempat di hati Salman. Tentu bukan sebagai kekasih. Melainkan sebuah pilihan dan pilahan yang dirasa tepat. Pilihan menurut akal sehat, dan pilahan menurut perasaan yang halus dan suci.

rmd1

Salman berfikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi sebuah urusan pelik bagi seorang pendatang. Harus ada seorang yang akrab dengan tradisi Madinah berbicara untuknya dalam khithbah. Maka ia pun meminta tolong kepada Abud Darda’, sahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya. Senang, Abud Darda’ pun memeluk Salman. Setelah persiapan dirasa cukup, berangkatlah mereka.

Saya adalah Abud Darda’. Dan ini adalah saudara saya, Salman seorang Persia. Allah telah memuliakannya dengan islam, dan dia juga telah memuliakan islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah Saw, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri anda untuk dipersuntingnya,” fasih Abud Darda’ bicara dalam logat…

Lihat pos aslinya 469 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s