Tidak Sekedar Kerja – Belajar

Dalam Hidup, Belajar adalah proses untuk menjalani kehidupan dengan Pola Berfikir yang Lebih Baik.

Darimana kita Hidup, Bagaimana Kita Hidup, Untuk Apa Kita Hidup.

Dr. Ir. H. Ahmad Helmy, M.P., M.Sc., M.M., M.A., M.Si., M.H

Alhamdulillah dapat ilmu.

WP_20141020_002 WP_20141023_001 WP_20141023_004

WP_20141024_019 WP_20141024_028

WP_20141025_001

Iklan

Seberapa ‘faham’kah anda tentang Islam ?

9066

Ketika Sholat Jum’at kemarin, di Masjid Baitul mukminin Perum Kijang Kencana 4 Tanjungpinang khatib menggebu nggebu menyampaikan pentingnya ‘faham’ tentang agamanya sendiri.

Sungguh sangat penting memang, bagaimana mungkin kita di lahirkan dalam agama Islam sedang kita sendiri kurang ‘faham’ tentang agama Islam.

Ironisnya, karena merasa sudah ‘besar’/’dewasa’ dan berumur, maka tak merasa butuh lagi ‘mengaji’. Duluu waktu TK, SD suka banget belajar agama di TPA, lalu setelah ‘gede’ tak lagi mengaji lebih dalam tentang agama kita sendiri. Ironis….

Ironisnya lagi, ketika sudah dewasa malah merasa ‘ringan’ hati melepas jilbabnya di depan umum, dan malah mengkritisi agamanya sendiri ketika ada orang yang mengamalkan ajaran Islam dengan jilbab yang panjang, kaki di atas mata kaki, suka ngaji, memelihara jenggotnya…..”ga gaul.., ga modern…. kampungan,… kuno… keibu-ibuan..” bahkan ada yang bilang itu terroris…. Na’udzubillahi min dzaalik..

Ironisnya… ketika di minta tabayyun, cross-chek… alHasil mereka mengerti tentang ajaran Islam pun tidak begitu faham. Alangkah indahnya, jika ketika mereka seharusnya ‘melihat’ kedalam diri dahulu sebelum berbicara, tidak serta merta berita di media atau dari orang yang ‘Awwam’ di telan bulat-bulat.

Allah ber firman,

Wahai orang-orang yang Beriman, apabila datang seorang fasiq dengan membawa suatu informasi maka periksalah dengan teliti agar kalian tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum karena suatu kebodohan, sehingga kalian menyesali perbuatan yang telah kalian lakukan

(QS. Al-Hujurat:6)

Tabayyun dulu, cross-check, tanyakan pada ahlinya, jangan sampai karena ‘Bodoh’nya kita, malah dengan mudah men’judge’ agama kita sendiri….

Sudahlaah saudara-saudaraku…….. Jaga Hati dari Dengki dan Hasud, Yuk kita ‘Ngaji” saja, sempatkan diri, luangkan waktumu untu belajar Agama Islam agar tidak mudah ter’makan’ oleh berita-berita yang tidak jelas..

Satu lagi ya dari firman Allah

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).”

[QS.Al-An’am 116]

Barakallahu fiykum,

Kepada Pemuda yang Hendak Menikah ~ Sebuah Surat Cinta

Surat Cinta untuk Pemuda Yang Hendak Menikah –

Ahmad Muhaimin Alfarisy

(Tulisan ini adalah surat pribadi saya untuk seorang sahabat beberapa bulan yang lalu… Semoga Allah selalu menjaganya dan pembaca sekalian)

« Sebelum Melangkah Lebih Jauh»
Bismillahirrahmaanirrahim
Wassahalatu wassalamu ala rasulillah wa ba’du’

Apa kabar akhi Ditho….?

Semoga antum dan keluarga selalu dalam lindungan Allah azza wa jalla.
Maaf jika kedatangan surat ini sedikit banyak menyita waktu antum.
Setelah tau kalau antum sedang termotivasi untuk jadi imam yang baik bagi keluarga, saat itu ana langsung berfikir untuk menulis surat ini.

Dan Alhamdulillah… Setelah sekian lama menunggu, ane rasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengirimkan surat ini untuk antum.

Akhi fillah…

Aku tidak tau pasti kapan masa bahagia itu datang menyapa harimu. Hari ketika engkau menjalani taqdir terindah dari Sang Khaliq. Menjadi pemimpin dalam keluarga. Aku berharap, agar engkau segera merasakan ketenangan bathin seperti yang kurasakan saat ini, Alhamdulillah….
Sebelum hari bahagia itu tiba, aku hanya ingin mengingatkan bahwa memimpin…

Lihat pos aslinya 2.808 kata lagi