DIMANAKAH HATIMU ??

11079028_1604017653147119_213544706_n

Sungguh bukan perkara waktu yang luang tapi apakah HATIMU, punya ruang untuk Allah? untuk mengkaji ilmu Allah? 

Allah telah memberi kita modal waktu 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari dalam setahun, dan umur yang rata rata 63an tahun dalam kehidupan.

Berapa lama kita berdiri sholat untuk Allah ? 10 menit per sholat = 50 menit 5x sehari = 6 jam seminggu = 13 hari dalam setahun??? hanya 13 hari dalam setahun waktu komulatif sholat kita buat Allah?? pantaskah?

Sedang Allah telah memberi kita nikmat yang sangat banyak, bahkan nikmat yang tak pernah kita minta. Nafas…. yaa Nafas… nikmat yang sangat vital namun dilupakan.

Allah izinkan kita bangun pagi dan bisa bernafas untuk jalani hari yang baru, Allah sehatkan badan kita untuk aktivitas sehari hari, Allah bukakan mata kita untuk melihat betapa indahnya ciptaan Allah disekitar kita, Allah beri pendengaran untuk mendengar betapa banyak nasihat baik yang harus kita dengar, Allah beri hati untuk merasakan betapa cintanya,, cintanya Allah kepada kita. Bahkan ketika kita jadi pendosa pun Allah ijinkan kita hidup kembali setiap pagi, Bahkan ketika kita jadi durhaka pun Allah tetap beri rejeki kepada kita, Bahkan ketika kita lalai pun Allah senantiasa melindungi dari mara bahaya.

Masyaa Allah.. Sungguh manusia telah dzalim..
Nikmat Allah senantiasa tercurah selama 24 jam sehari dan terus menerus, ber bulan-bulan, ber tahun-tahun.
Lalu alangkah mudahnya kita beralasan “tak sempat” untuk mengingatnya,,, “tak sempat” untuk duduk mengenal diriNya, “tak sempat” berdiri untuk bertatap denganNya, “tak sempat”…. ya “tak sempat” karena alasan duniawi. karena pekerjaan? karena bisnis? karena tugas kuliah? karena malas?

Dimana hatimu ketika Allah memanggilmu ?
Dimana hatimu ketika Allah ingin engkau berdiri bertemu denganmu?
Dimana hatimu ketika Allah ingin engkau duduk di majlis ilmu untuk mengenalNya?

Allah yang menciptakanmu, Allah yang menolongmu, Allah yang menyehatkanmu, Allah yang melindungimu dari bahaya, Allah yang meneguhkan pendirianmu, Allah yang menuntunmu, Allah yang mencintaimu… Tegakah engkau tak mau membalas cintaNya yang agung hanya karena urusan duniawi.

Dari Sahl bin Sa’id as-Sa’idi radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ كَانَت الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ الله جَنَاحَ بَعُوضَةٍ ، مَا سَقَى كَافِراً مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

Seandainya dunia ini di sisi Allah senilai harganya dengan sayap nyamuk niscaya Allah tidak akan memberi minum barang seteguk sekalipun kepada orang kafir” (HR. Tirmidzi, dan dia berkata: ‘hadits hasan sahih’)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda,
“Demi Allah, DUNIA ini dibanding AKHIRAT ibarat seseorang yang mencelupkan JARINYA ke LAUT; air yang TERSISA di JARINYA ketika diangkat itulah NILAI DUNIA ( akhirat = LAUT) ” (HR Muslim).

Firman Allah

يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الْآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ
“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.”
( QS. Ar Ruum ayat 7)

Sungguh, tidakkah kau tukar nikmat Allah dengan dunia yang melalaikanmu?

فَبِأَىِّ ءالاءِ رَبِّكُما تُكَذِّبانِ

“Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?”
(QS. Ar-Rahman ayat 30)

Yuk, kita sama sama belajar untuk mensyukuri nikmat yang tak mampu kita menghitungnya (QS. An Nahl ayat 18). Yaitu dengan kita bersungguh-sungguh untuk kembali kepada Allah, melapangkan hati untuk Allah, Sungguh bukan masalah lapangnya waktu tapi lapangnya hati untuk tunduk patuh kepada Allah.

Allah mengingatkan kita,

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الأمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ
“Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk secara khusyu’ mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka) dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik.” (QS. Al Hadid ayat 16)

Belumkah tiba waktunya??
Dimana hatimu?

Bersabarlah wahai hati……

«وَ اتْلُ ما أُوحِیَ إِلَیْکَ مِنْ کِتابِ رَبِّکَ لا مُبَدِّلَ لِکَلِماتِهِ وَلَنْ تَجِدَ مِنْ دُونِهِ مُلْتَحَداً.
وَ اصْبِرْ نَفْسَکَ مَعَ الَّذینَ یَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَداةِ وَ الْعَشِیِّ یُریدُونَ وَجْهَهُ وَلا تَعْدُ عَیْناکَ عَنْهُمْ تُریدُ زینَةَ الْحَیاةِ الدُّنْیا وَلا تُطِعْمَنْ أَغْفَلْنا قَلْبَهُ عَنْ ذِکْرِنا وَ اتَّبَعَ هَواهُ وَ کانَ أَمْرُهُ فُرُطاً».
“Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu dari kitab Tuhan-mu (Al-Quran). Tidak ada (seorang pun) yang dapat mengubah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari-Nya. Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhan mereka di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya, janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan urusannya senantiasa melewati batas.” (QS. Al Kahfi ayat 27-28)

Dimanakah Allah dalam hatimu?
Seberapa besar kedudukan Allah dalam hatimu?

Mudah mudahan kita termasuk dalam ayat berikut ini,
وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ
“Barang siapa berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pengasih (Al Quran), Kami biarkan setan (menyesatkannya) dan menjadi teman karibnya.” (QS. Az-Zukhruf ayat 36)

Wallahu muwafiq, Rabbii inni dzolamtu nafsi faghfirliy_

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s