Sungguh, Kita tak pernah tahu –

tumblr_m7kogjmWL41rsvdy0

Sungguh kita tak pernah tahu, apa yang terbaik untuk diri kita sendiri. Terkadang hal-hal yang kita sukai, cintai, sayangi, kejadian indah yang membuat hati kita bahagia, semua perasaan, pikiran yang menurut kita itu sangat baik buat kita, sangat indah buat kita, sangat membahagiakan kita. Sungguh bagi Allah belum tentu baik untuk kita.

Sebaliknya, semua hal yang kita benci, tidak suka, menjengkelkan, bahkan kejadian yang menyakitkan pun yang membuat kita menderita seolah dunia runtuh. Sungguh, bisa jadi memang itulah yang terbaik untuk kita menurut Allah.

Sungguh kita tak pernah tahu,
Karena setiap apa yang ada dalam hidup ini semua dalam genggaman Allah, pengaturan Allah, kuasa Allah.

Sungguh kita tak pernah tahu,
Karena Allah lah yang menciptakan kita, yang memberi nafas hidup kepada kita, yang memberi rejeki, yang menyelamatkan dari mara bahaya, yang menyehatkan kita, yang menguasai perasaan hati kita.

Sungguh kita tak pernah tahu,
Karena akal kita yang terbatas, bahkan untuk menghitung nikmat yang Allah berikan pun kita tak mampu, sangat banyak sekali.

Sungguh kita tak pernah tahu,
Karena manusia cenderung sok tahu, sedang Allah Maha Tahu.

Mari berprasangka baik kepada Allah, Allah Maha Tahu sedang kitalah yang tidak tahu apa yang terbaik untuk diri kita sendiri. Setiap kejadian apapun itu, sedih maupun senang, menyakitkan maupun membahagiakan, berlikunya hidup maupun kelapangan hidup, semuanya secara sengaja Allah hadiahkan kepada kita. Sebagai bentuk ujian, apakah kita menjadi hambaNya yang bersyukur dan bersabar atas ketetapanNya ataukah mengkufuri semua ketetapan Allah.

Yakinlah, Allah hendak membaikkan diri kita, Allah hendak membersihkan hati kita, Allah hendak menguatkan jiwa kita.

Berapa banyak nikmat Allah yang telah tercurah pada kita, mulai dari dibangunkan tiap pagi dalam sehat, bisa bernafas tanpa kita harus mengaturnya sendiri, jantung yang berdetak otomatis, mata yang mampu melihat, telinga yang normal mendengar, mulut yang mampu berucap, hati yang mampu merasakan dan bergejolak, keluarga yang sehat, teman-teman yang selalu menyemangati kita. Maka nikmat mana lagi yang akan kita dustakan? Bukankah itu semua Allah yang beri tentu pasti dengan tujuan untuk menjadikan kita lebih baik.

Lika liku pasti ada dalam hidup, karena memang kita sebagai manusia hidup didunia ini sebagai ujian, yang menentukan apakah nanti kita lulus sebagai hamba yang bersyukur dan bersabar ataukah sebagai hamba yang ingkar atas semua nikmat yang diberi.

Berprasangka baiklah kepada Allah karena Allah cinta padamu.

Allah Ta’ala pun telah berfirman,

و عسى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وهُوَ خَيْرٌ لكَمْ وَعَسى أَنْ تُحِبُّوْا شَيْئا وهو شرٌّ لكم واللهُ يعلمُ وأَنْتُمْ لا تَعْلمُوْنَ

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s