“Belajarnya” Libur dulu yaa…..

berpikir-mendalam-38-638

Suatu hari setelah sholat maghrib ada deringan telepon…

“Assalamu’alaikum mas…..”

“Wa’alaikum salam warohmatullah…”

“Mas, nanti libur dulu ya.. mati lampu…..”

“Ga papa, tetap masuk saja kalo gelap ya nti hafalan saja atau muroja’ah, kalo ga bisa baca..”

“Oh iya deh mas… gapapa………..”

Memang akhir akhir ini di daerah kami sering mati lampu sehari bisa 2-3x mati lampu, sekali mati lampu sampai 3-4 jam. Jadi ya memang sedikit jadi kendala. Sampai mungkin karena kawatir saja “belajar”nya ga bisa maksimal akhirnya minta libur.

Setelah itu alhamdulillah baru 30an menit belajar, listrik kembali menyala. Alhamdulillah Allah tau dan sedang menguji kesungguhan hamba-Nya.

—————————————————————–

Sedikit cerita yang aku alami di atas, jadi ingat bagaimana orang-orang jaman dahulu semangatnya belajar ketika listrik masih belum tersebar ke pelosok, pakai lilin, pakai lampu sentir, pakai petromak. dan hasilnya sekarang beliau beliau jadi orang hebat dan sukses. Itupun contoh dari semangatnya belajar untuk urusan dunia.

Bagaimana juga perjuangan para sahabat ketika mereka belajar agama, untuk kepentingan kehidupan setelah mati. di bawah cahaya rembulan mereka belajar, di atas tanah mereka bersila. Dan hasilnya mereka tetap semangat untuk “belajar”.

Sama juga dengan kita merekapun banyak urusan ini itu, bisnis, pekerjaan, perdagangan, urusan rumah, mereka juga perlu kebutuhan dunia, namun keyakinan dan semangat bahwa akhirat lebih penting. Menjadikan mereka rela jauh jauuh mencari ilmu akhirat. Tak peduli hujan badai panas terik. Ada yang sehari perjalanan jalan kaki atau naik onta, ada yang dua hari untuk belajar satu dua ayat, ada yang sebulan. Masya Allah… dan bahkan karena kesungguhan mereka, mereka tidak merasa kurangpun akan kebutuhan dunia.

Sedang kita?…….

“Yaah hujan nih, ga ngaji dulu deh……”

“Jauhnyaa masjid,…..”

“Baru pulang kerja ni,, capeek. ijin dulu ngajinya…”

Sejuta alasan selalu ada saja… ya itulah namanya kebaikan. Untuk meraih kebaikan perlu perjuangan.

Ini tulisan utamanya untuk koreksi aku pribadi, yang kadang iman lebih sering lemah daripada menguat, kadang lebih sering tergoda daripada terjaga, kadang lebih sering salahnya daripada manfaatnya. Namun selalu belajar dan berusaha untuk menuju surgaNya.

Bagiku ketika di beri kepercayaan untuk mengajarkan hal baik itu Nikmat yang besar sekali dari Allah, ladang amal, tabungan amal, penggugur dosa, penenang hati.. lalu bagaimana aku bisa meliburkan diriku selama aku mampu…

Allah Ta’ala berfirman :

 أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ (2) وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

Artinya: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?”. “Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al ‘Ankabut: 2-3)

فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلا يَضِلُّ وَلا يَشْقَى

Maka jika datang kepadamu (wahai manuia) petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, maka dia tidak akan tersesat dan tidak akan sengsara (dalam hidupnya)” (QS Thaahaa: 123).

{وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ}

Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat kebaikan” (QS al-‘Ankabuut: 69).

Yakin saja akan janji Allah, bukan janji manusia 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s