Senyum – Simple Thing

WP_20150611_073

Kemarin, kami sedang ada kerjaan penambalan lubang di jalan perkotaan padat lalu lintas. Yang menarik perhatianku adalah ketika aku mengawasi pekerjaan mereka adalah ‘tukang pengatur lalu lintas’. Karena pekerjaaannya ‘mobile’ dan tidak berlangusung lama jadi dipakailah dua orang pekerja untuk mengatur lalu lintas.

“Stop and Go” di berlakukan bergantian, kendaraan dari arah sana stop lalu yang dari arah berlawanan go karena satu lajur saja yang bisa dilewati.

Petugas pertama, diaย bekerja cukup baik. Namun sayangnya banyak motor yang ketika di stop tidak mau berhenti malah ‘nylintut’ menerobos petugas. Ya mungkin satu dua saja yang susah di atur, tapi kok sering berulang yah…

Lalu aku perhatikan petugas yang kedua
Petugas kedua, sama juga yang di lakukan. Namun semua pengendara ikut berhenti ketika di stop. Pengendara motor mau menunggu dengan sabar. Lancar jaya dan hampir selama 3 jam kami tutup jalan tidak ada yang ‘nylintut’ menerobos petugas kedua ini.

Aku amati, kenapa bisa terjadi..
Ternyata hanya perbedaan sederhana saja dari kedua petugas ini. “Senyuman” ๐Ÿ˜€

Petugas pertama, memang bekerja dengan baik namun ‘face’nya kurang tersenyum. Ya mungkin banyak yang sedang dia pikir di tambah lelah bekerja di bawah terik sinar mentari dan di atas panasnya aspal.

Petegas kedua, tak kalah gigih bekerja namun memang murah senyum kepada pengendara yang lewat dan yang sedang dia atur. Orang pun ikut menurut.

Hmmm…
Ada ‘Simple Thing’ yang bisa aku petik dari kejadian itu.

Dengan senyuman, mampu merubah hal yang susah menjadi tampak lebih mudah. Hal yang berat menjadi nampak ringan. Hal yang di benci menjadi suka.

Dengan senyuman, bukan hanya kita bisa menerima ikhlas tentang apa adanya kehidupan. Bahkan kita mampu melihat lebih indah dari kehidupan. Bukan hanya untuk diri kita sendiri, dampaknya juga terasa dilingkungan sekitar kita.

Sederhana sekali,
Mau Bahagia…?? — Tersenyumlah.. Semua akan menjadi lebih indah.
Tak perlu banyak teori apalagi kata ‘tapi’.

Iklan

Seharusnya Sederhana – Simple Thing

Pagi-pagi saat sarapan tiba-tiba terpintas pemikiran ini…

Mau makan? — Makanlah..

Mau minum? — Minumlah..

Mau kerja? — Bekerjalan..

Mau belajar? — Belajarlah..

Mau Nulis? — Menulislah..

Mau Bangun pagi? — Bangun pagilah..

Mau Putus? — Putuskanlah..

Mau Semangat? — Semangatlah..

Mau Bahagia? — Bahagialah..

Simple kan…….

Gimana mau Move On? — Move On lah…

Gimana mau Kaya? — Kaya lah..

Sebenarnya sederhana jika kita fokus pada apa yang ‘seharusnya’ kita lakukan, bukan menjustifikasi masa lalu atau kesalahan atau mengeluh atas yang terjadi…. Ga usah kebanyakan kalimat ย ” La Tapi kan…….”ย 

Sederhanakan hidup ini, Fokus pada yang ‘seharusnya’ di lakukan… Bahagialah… ๐Ÿ˜€ ย 

Rahasia

RAHASIA-MU……..

bintang

โ€œOleh sebab itu Allah merahasiakan masa depan, agar manusia terus berusaha melakukan yang terbaik, terus berusaha memperbaiki amalan. Karena tidak seorangpun manusia diberi kemampuan membaca tanda-tanda, perihal amalan mana yang Allah terima.โ€

Jika hidup manusia (benar-benar) seperti permainan, layaknya Mario Bros dalam Nintendo, yang membenturkan kepala berulang-ulang pada tumpukan batu bata merah, kemudian serta merta beberapa keping koin emas berhamburan. Jika manusia (benar-benar) seperti Mario Bros, yang tahu pasti berapa keping koin yang akan dibawa pulang. Jika, dan hanya jika.

Jika hidup manusia (benar-benar) seperti permainan, layaknya Need For Speed dalam Sega, yang mendeksripsikan dimana letak destinasi dan seberapa jauh lagi jarak yang harus ditempuh. Jika hidup manusia (benar-benar) seperti Need For Speed yang tahu pasti berapa jauh lagi jarak tempuh menuju garis finish. Jika, dan hanya jika.

Kemudian, jika manusia diberi kantong plastik putih untuk menyimpan pundi-pundi pahala yang Allah berikan. Dilengkapi reward counter untuk mengalkulasi seberapa banyak pahalaโ€ฆ

Lihat pos aslinya 273 kata lagi

Sebuah ‘Kode’ kah?

onii

maju ke depan atau mencari jalan lain ?

Ketika akuย tengah menapak menuju hal yang aku inginkan. Kemudian orang-orang yang menyayangi kita semakin banyak yang berkata “Jangan-lah kesana jika ada jalan yang lebih baik, bersabarlah.”

Apakah ini kode dari Mu?

Allah, bantu hambaMu ini memahami apa skenario indahMu ini…..

#needmoreadvices

Rumah di Kampung Halaman –

Ketika kami sekeluarga memutuskan untuk hijrah dan melanjutkan hidup di Kota Tanjungpinang, tentu sudah di azamkan akan berapa lama kami bertahan di kota ini 10 tahun? 30? atau selamanya? Dan Bapak sudah memutuskan untuk hidup seterusnya di kota kecil ini. Lalu yang terbesit dalam pemikiran adalahย harus memiliki rumah tinggal permanen dan hak milik di kota ini. Mulailah perjuangan kami sekeluarga sedikit demi sedikit berjuang untuk memiliki sebidang tanah dan membangun rumah untuk keluarga. Setahap demi setahap dalam waktu yang cukup lama, perlahan namun terus melangkah maju, dan tanah pun terbeli lalu pembangunan rumah dimulai perlahan.ย Kami berjuang keras untuk itu karena itu sangatlah penting tentunya karena kami orang perantau baru di kota ini.ย 

Lain cerita kalo kami hanya merantau sementara cari uang di Tanjungpinang lalu tempat berpulangnya di jawa sana. Aku pikir sama juga seperti TKI di luar negeri tentu tidak mungkin mereka berpusing ria bangun aset di negeri orang. Penghasilan yang di dapat langsung kirim ke kampung halaman untuk bikin rumah atau perbagus lagi rumah yang di kampungnya. Dia pun tinggal berjuang mati-matian di negeri orang.

Lalu, pemikiran itu datang..

Bukankah kita hidup di dunia ini layaknya perantau? seperti orang mampir, hanya singgah sebentar lalu pergi lagi? Lalu apa yang sudah kita ‘transfer’ untuk rumah kita di akhirat nanti? Bukankah kampung halaman kita yang asli adalah di akhirat nanti.

Kampung kita yang sekarang paling lama kita tempat 70an tahun saja kita perjuangkan habis-habisan. Lalu untuk kampung kita yang nanti akan selamanya kita tempati gimana? disana kita lebih lama dari 70 tahun, bahkan lebih lama dari 1000 tahun. Selamanya bro!ย 

Ibnu Umar ra.ย berkata, โ€œSuatu hari aku duduk bersama Rasulullahย SAW, tiba-tiba datang seorang lelaki dari kalangan Anshar, kemudian ia mengucapkan salam kepada Nabi SAWย dan bertanya, โ€˜Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama?โ€™ Rasulullah menjawab, โ€˜Yang paling baik akhlaqnyaโ€™. Kemudian ia bertanya lagi, โ€˜Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?โ€™. Beliau menjawab, โ€˜Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.โ€™ (HR. Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsamiy. Syaikh Al Albaniy dalam Shahih Ibnu Majah 2/419 berkata : hadits hasan)

Ya, Orang yang cerdas bukan orang yang cerdas mengumpulkan harta di dunia, bermegah rumah dan sarana. Orang yang cerdas adalah orang yang di balik kesederhanaannya di dunia ia membangun istana megah di surga.

Sepertinya kita masih terlalu sibuk untuk mempermegah rumah di dunia, maka jangan kaget jika setelah mati nanti hanya ‘gubuk peot’ kita dapat di akhirat. Kalo pun iya masuk surga..

Banyak jalan membangun rumah di surga, jika kau mau. ๐Ÿ™‚

Lebaran ini –

Catatan tentang Ramadhan dan Lebaran tahun ini:

  • Rasa-rasanya kok tiba-tiba dah lebaran lagi, hehehe. Alhamdulillah adik terkecil full 30 hari padahal masih kelas 2 SD.
  • Ada anggota yang lebaran di Jakarta, si Tito adik nomer 1. Jadi di rumah kami berlima saja, dan tetaplah ibu yang tercantik (anaknya laki semua) :D.
  • Laporan cuaca di kota Tanjungpinang tak menentu, panasnya minta ampun lalu terkadang tiba-tiba jadi dingin hawanya.
  • Makin kesini, lapar dan haus jadi ngga terlalu kerasa lagi. Kalo pas lagi di kantor ya seperti itu, kerja d bawah AC. La pas tugas lapangan ya keook. 2 kali bertugas di lapangan selama beberapa hari, rasanya seperti direbus sama mentari. Namun Alhamdulillah kuat.ย 
  • Alhamdulillah lebih fokus akan semua hal setelah move on. ๐Ÿ˜›
  • Buka bareng semakin jarang, sebenarnya karena lum bisa ngatasi rasa ‘ga enak’ sama senior aja. Gimanapun Buber di rumah bareng keluarga lebih nyaman dan yang terpenting pengaturan waktu ibadah dan menjaga pergaulan yang gituu deh.. Hehe.
  • H-1 Tragedi Bapak tersengat tawon, Alhamdulillah tak kenape-nape.
  • Hari H Lebaran sekeluarga kompak KO semua terserang flue… ๐Ÿ˜ฆ ย jadi seharian tepar di rumah tak kemane-mane.
  • H+1 dan 2 Alhamdulillah mulai fit lalu pengen halan-halan to Pulau Batam motoran sekeluarga naik kapal RoRo dari Tanjung Uban. Tujuan utama mau ketemu temen Bapak yang sudah 40 tahun tak bertemu namun sayang belum bisa tatap muka karena tlingsingan saat kerumahnya. Alhamdulillah sudah tahu rumahnya yang penting.
  • Tito Alhamdulillah lolos semua tes dan bersiap pelatda di Surabaya. Good News.
  • Si Ragil Fatah juara 2 di kelasnya. Good News.
  • Hari Raye menjadi ajang muhasabah dan evaluasi diri. Serta bersyukur atas semua pencapaian dan itu semua karena rahmat Allah. Alhamdulillah
  • Dipertemukan dengan orang yang ‘diberi kesempatan dan kehidupan ke dua’ oeh Allah itu amazing. Aku bisa belajar dari mereka tanpa harus merasakan penderitaan seperti mereka. Semua karena Allah dan pasti ada baiknya atas segala sesuatu,

Ahh…
“Nikmat mana lagi yang kau dustakan” diri ini masih banyak yang perlu diperbaiki dan disyukuri.
Terima Kasih Allah -Alhamdulillah-

Ramadhan janganlah cepat usai –

ุนูŽู†ู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’: โ€“ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงูŽู„ู’ุนูŽุดู’ุฑู -ุฃูŽูŠู’: ุงูŽู„ู’ุนูŽุดู’ุฑู ุงูŽู„ู’ุฃูŽุฎููŠุฑู ู…ูู†ู’ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ- ุดูŽุฏูŽู‘ ู…ูุฆู’ุฒูŽุฑูŽู‡ู, ูˆูŽุฃูŽุญู’ูŠูŽุง ู„ูŽูŠู’ู„ูŽู‡ู, ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู‚ูŽุธูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽู‡ู โ€“ ู…ูุชูŽู‘ููŽู‚ูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู

Dari โ€˜Aisyah radhiyallahu โ€˜anha, ia berkata, โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau bersungguh-sungguh dalam ibadah (dengan meninggalkan istri-istrinya), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.โ€ Muttafaqun โ€˜alaih.
(HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174).

Ramadhan tinggal menghitung hari, yuk kita ‘kencangkan ikat pinggang’ untuk makin mendekat ke Allah, bukan ke Mall atau pasar.ย 

Ajak keluarga untuk sama-sama bersungguh-sungguh mendekat ke Allah di penghujung Ramadhan ini. Kita tak pernah tahu apakah tahun depan masih akan dipertemukan atau tidak. Jangan sia-siakan kebaikan kecil yang bisa kita lakukan dengan ajakan.

ุฑูŽุญูู…ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฑูŽุฌูู„ุงู‹ ู‚ูŽุงู…ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ู„ู ููŽุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู‚ูŽุธูŽ ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุชูŽู‡ู ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุจูŽุชู’ ู†ูŽุถูŽุญูŽ ููู‰ ูˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ุฑูŽุญูู…ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู‹ ู‚ูŽุงู…ูŽุชู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ู„ู ููŽุตูŽู„ูŽู‘ุชู’ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู‚ูŽุธูŽุชู’ ุฒูŽูˆู’ุฌูŽู‡ูŽุง ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุจูŽู‰ ู†ูŽุถูŽุญูŽุชู’ ููู‰ ูˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ู ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ

โ€œSemoga Allah merahmati seorang laki-laki yang di malam hari melakukan shalat malam, lalu ia membangunkan istrinya. Jika istrinya enggan, maka ia memerciki air pada wajahnya. Semoga Allah juga merahmati seorang wanita yang di malam hari melakukan shalat malam,
lalu ia membangungkan suaminya.
Jika suaminya enggan, maka istrinya pun memerciki air pada wajahnya
.โ€
(HR. Abu Daud no. 1308 dan An Nasai no. 1148. Sanad hadits ini hasan kata Al Hafizh Abu Thohir).

Bagaimana rasa ketika kita ditinggal orang tersayang, melewatkan momen indah bersama orang yang kita sayangi, tentu ada rasa kecewa.

Lalu bagaimana perasaan kita melewatkan bulan kesayangan Allah ini, penuh ampunan yang lebih kita butuhkan daripada makan dan minum, penuh keberkahan dibandingkan dengan diskon-diskon Mall dan hiruk pasar?

Pantas dulu para sahabat sedih ketika menjelang berakhir bulan Ramadhan ini, karena takut apakah amal diterima atau tidak. Sedang kita…?ย 

Yuk Fastabiqul Khoirot….

KETERBATASAN –

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

@GBK – Jakarta

Memang manusia punya banyak keterbatasan, disitulah aku harus belajar mengerti, memahami, menyadari dan bersabar menunggu skenarioย yang terbaik itu tiba.

Ya, apa lagi yang bisa dilakukan.. Selain terus melakukan apa yang bisa aku lakukan dengan penuh kesungguhan.

Apalah dayaku, jika semua milik Allah.
Apalah dayaku, jika semua diatur Allah.
Tiadalah daya dan upaya melainkan dari Allah.

Sabarlah wahai diri, yakin sajaย akan datang masanya.. Apa yang kau impikan, yang kaurasakan akan terjawab.