Andai Kau Tahu –

WP_20140119_040

Andai kau tahu, bagaimana hebatnya Allah mengatur segala urusan hidupmu, pastilah hatimu akan meleleh karena cinta kepadaNya. – Ibnu Qayyim

Andai kau tahu, Allah yang mendetakkan jantungmu tanpa berhenti sepanjang hidupmu sampai detik ini. Allah yang mengatur, bahkan kamu pun tak sanggup.

Andai kau tahu, Allah yang membangunkan kamu tiap pagi hari, setiap hari sampai detik ini. Bukankah betapa sering alarm yang kamu atur tak membangunkanmu. Allah-lah yang menghidupkanmu setelah ditidurkan.

Andai kau tahu, Allah yang memberimu rejeki. Bukankah kamu hanya tinggal melangkah ke dapur dan mengambil sepiring nasi untuk bisa kamu santap. Sedang Allah mendatangkan beras itu dari sawah yang jauh disana, lalu dipanen petani, lalu di selepkan menjadi beras, lalu di kirim ke berbagai daerah melalui perjalanan panjang lalu sampai ke warung kelontong dan akhirnya kamu beli dan tinggal hanya memasaknya saja. Allah yang mendekatkan rejekimu. Setiap hari itu terjadi. Bukankah kamu sendiri menanam sebulir padi saja belum tentu sanggup.

Andai kau tahu, Allah melindungimu di setiap perjalanan hidupmu, Bukankah kamu ketika ‘terpeleset’ di lantai yang licin lalu tidak jatuh itu adalah karena melindungimu agar tidak celaka, bukan karena kepandaianmu menjaga diri.

Andai kau tahu, Allah menyehatkanmu setiap hari agar kamu bisa beraktifitas dengan baik dan maksimal. Bukankah justru kamu sendiri yang terlena merusak dirimu sendiri dengan kebiasaan buruk dan malas. 

Andai kau tahu, Allah selalu menjawab doamu bahkan diberikan yang terbaik atas kesabaranmu. Sementara kau selalu tergesa-gesa akan inginmu sendiri dan kebanyakan ceroboh.

Andai kau tahu, bahwa Allah mendampingimu di kala susah dan derita yang tak mungkin tak dapat kau pikul bahkan dijanjikan surga yang penuh bahagia jika sabar. Sedang kamu cenderung menyalahkan nasib atau takdir yang Allah skenariokan kepadamu.

Andai kau tahu, Allah gerakkan matahari dan bulan selama ini bergantian untukmu agar kamu bisa beraktivitas yang manfaat dan istirahat dengan lelap.

Andaia kau tahu, sebelum ada kamupun Allah mampu mengatur urusan bumi, bulan, tata surya, galaksi bahkan alam semesta dengan kerumitannya dengan mudah. Apalagi hanya mengurusi urusanmu, sangat mudah bagi Allah. Kenapa kita masih egois dan merasa kita sendiri yang berhak mengatur hidup.

Andai kau tahu, Allah mengingatkanmu dengan sakit untuk membersihkan kamu dari dosamu sendiri agar kelak kamu menjadi bersih ketika nanti berhadapan denganNya. Sedang kebanyakan kamu cenderung mengeluh dan berkata Allah tidak adil dan tidak sayang padamu.

Andai kau tahu, Allah menjanjikan ampunan dari setiap tetesan keringatmu karena bekerja keras agar terlindung dari kefakiran dan meminta-minta. Sedang kebanyakan kamu tidak bersyukur atas pekerjaan yang Allah berikan.

Andai kau tahu, Allah melipatgandakan kebaikan yang kamu lakukan dan menghitung ‘satu’ saja dari keburukan yang kamu lakukan. Kenapa hati kamu masih terasa enggan ketika ada peluang untuk beramal baik.

Andai kau tahu, bahwa Allah masih memberimu kesempatan dan nikmat-Nya bahkan ketika kamu selalu nakal ingkar dan lupa pada-Nya agar kamu segera senantiasa taubat dan kembali untuk-Nya.

Andai kau tahu, Allah selalu ada untukmu, Allah selalu ada di sampingmu, Allah selalu memeluk melindungimu. Allah selalu memberikan rejeki padamu. Allah selalu memberikan yang terbaik untukmu. Allah selalu mengharapkanmu pulang ke Surga yang dirindukan.  

Banyak sekali hal yang Allah ‘urusin’ untuk kita. Teringat ucapan Simone Weil,

Bukan urusan saya untuk memikirkan diri saya sendiri. Urusan saya adalah untuk memikirkan Tuhan. Dan urusan-Nya lah untuk memikirkan saya.

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran
(Al-Baqarah : 186).

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari Nikmat-Ku.
(Al-Baqarah : 152)

Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan [kepada Allah] dengan sabar dan [mengerjakan] shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
(Al-Baqarah : 153)

-Catatan koreksi diri

Iklan

One thought on “Andai Kau Tahu –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s