Lihatlah Ke Dalam

WP_20150719_012

Segala sesuatu di dunia ini telah di ciptakan dan di atur sedemikian rapih oleh Dzat yang Maha segala Maha. Tak terkecuali diri ini, badan ini, jiwa ini telah dicipta dengan sebaik baik bentuk untuk tujuan yang agung. Mengabdi.

Semua fasilitas hidup telah di sediakan, semua yang dibutuhkan telah ada, hanya tinggal mau usaha atau tidak kamunya.

Lihatlah ke dalam,
Bagaimana Dia mencipta jantung yang tanpa perlu kita mengontrol detaknya.
Bagaimana Dia memberi paru-paru tanpa kita perlu mengatur aliran udaranya.
Bagaimana Dia memberi mata tanpa kita perlu mengendalikan jumlah air di dalamnya.
Dan banyak sekali yang Dia berikan secara cuma-cuma.

Lalu, apa kamu sudah gunakan semua nikmat itu sebagaimana fungsinya ? untuk pengabdian ? atau untuk keduniawian ?

Semakin kamu melihat ke dalam diri, semakin banyak kemunafikan diri, keegoisan diri, angkuh dan jarang bersyukur. Masih untung kamu di beri kesempatan hidup setiap harinya, walaupun kamu selalu khilaf dalam salah dan dosa.ย 
Bersyukurlah Dia tidak menjadikan semua dosamu, salahmu, khilafmu itu berbau.
Seandainya dosa itu berbau dan nampak, niscaya kamu pasti malu semalu malunya manusia. Tidak ada yang mau mendekatimu bahkan anak, istri dan orangtuamu.ย 
Bersyukurlah Dia setiap harinya mengizinkan kamu hidup lagi, mengizinkan kamu boleh menghirup nafas lagi, mengizinkan kamu untuk berkesempatan kembali padaNya lagi.

Ibarat kata,
Sebagai pembantu yang suka lalai dan menunda ketika di panggil majikan. Lebih pantas berharap masih bisa bekerja daripada minta naik gaji.

Sedang kamu.
Sebagai hamba yang penuh kemunafikan diri, suka lalai dan menunda ketika adzan memanggil, acuh ketika tangan kecil menengadah butuh bantuanmu, angkuh dan sombong ketika lupa begitu banyak nikmat yang diberikan.
Lebih pantas berharap kita untuk di ampuni atas semua dosa, salah, khilaf daripada semua doa kita dikabulkan. Seringnya kita berdoa mintanya tentang duniawi, lupa akan dosa yang belum tentu di ampuni, sedang api neraka telah menanti. Na’udzubillah.
Jauhkan kami dari api neraka ya Rabb, ya Ghofuur.

Jadikan pagi ini, hari ini, senantiasa aku, kamu dan kita semua untuk selalu mohon ampun, sering evaluasi diri daripada ngobrolin kesalahan orang. Karena kita tidak tahu kapan kita di panggil Dia, dan kita tidak tahu apakah dosa kita diampuni atau tidak.

Semangatlah dalam kebaikan.
#berpikir sejenak dengan hati.

Iklan

3 thoughts on “Lihatlah Ke Dalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s