TAPI SAYANG……

yy

 

“Tapi sayang tamanmu itu gersang, ladangmu itu tandus. Tanaman yang engkau tanam tidak akan panen di akherat kelak”

“Mengapa seperti itu Syeikh?”, tanyaku terkaget

“Yang engkau tanam di dunia itu adalah tanah gersang, tanah yang tandus, bukan tanah yang subur, sehingga tanaman yang kau engkau tanam itu sia-sia tidak berbuah apapun”

“Lantas yang dimaksud tanah yang tandus itu apa wahai Syeikh?”

“Kau tahu bahwa hatimu adalah ladang, ladang untuk menanam bibit kebaikan, tapi sayang ketika kamu menanam bibit kebaikan itu, pada saat kamu menanam itu, hatimu jahat.
Suka menggunjing orang lain, suka merendahkan orang lain, suka meremehkan orang lain, selalu merasa benar dan suka menfitnah orang lain, dan suka mengadu domba orang lain.
Maka pada saat itu bibit-bibit kebaikanmu tidak tumbuh, bibit-bibit surgamu itu mati karena saat itulah akan terhapus amal-amalmu”

“Dan tanaman yang engkau tanam itu ada penyakit ujubnya”

“Dimana ujub itu wahai Syeikh?”

“Ketika kamu menjadi ustadz/kyai bangga. Kamu menjadi orang baik bangga, kamu dihormati banyak orang bangga, maka banggamu itulah yang menghapus semua amalmu yang kau tanam saat itu juga”..

Tiba-tiba aku merasa nasehat ini ditujukan untukku. Tapi aku bukan ulama, bukan pula orang yg punya jabatan lagi harta.
Aku hanya orang biasa…

Astaghfirullah….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s